[PRESS RELEASE – KAJIAN INTERNAL PP]

PRESS RELEASE : KAJIAN THP

Pada hari Kamis, 9 Mei 2019, Peduli Pangan Himalogista mengadakan kajian yang bertemakan Enzim Pemecah Polisakarida. Kajian ini diadakan di Lobby Kanan Gedung F FTP UB pada pukul 09.30 WIB. Kajian internal ini dihadiri oleh anggota divisi peduli pangan periode 2019 dari angkatan 2016-2018. Kajian ini dipandu oleh moderator yaitu saudari Nadien Zahrah, dan pemateri dari saudari Dewi Kartika dan saudari Ayu Wulan Windie. Dilanjutkan dengan Kajian THP “BLEWAH” Bahas Lebih Pemecah Enzim Polisakarida With Anak THP. Kajian ini dipandu oleh moderator yaitu kak Elinna Primadiani dengan pemateri yaitu Nabilah Rizka Estiningtyas dan ibu Rhytia Ayu Christianty P., STP, M.Sc yang di selenggarakan di lobby kiri FTP pukul 15.30. Kajian kali ini membahas poin penting mengenai pengertian enzim pemecah polisakarida, fungsi dari enzim tersebut, kelebihan dan kekurangan, contoh dari enzim polisakarida serta aplikasi enzim pemecah polisakarida.

Enzim adalah suatu molekul protein yang dimanfaatkan sebagai katalisator dalam makhluk hidup yang dapat mempercepat reaksi. Aktivitas enzim dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu konsentrasi substrat, suhu, dan pH. Enzim pemecah polisakarida merupakan enzim yang digunakan untuk memecah polisakarida yang merupakan gula kompleks berdasarkan strukturnya, menjadi bentuk yang lebih sederhana agar dapat dimanfaatkan oleh industri. Saat ini enzim banyak digunakan dalam industri pangan karena sifatnya yang spesifik jika dibanding dengan katalis anorganik. Selain itu, enzim juga bekerja secara efisien, aman dan mudah dikontrol sehingga dapat menggantikan bahan kimia yang berbahaya dan dapat didegradasi secara biologis. Enzim memiliki kekurangan seperti, membutuhkan biaya yang lebih tinggi karena penggunaan enzim mahal. Selain itu dapat juga dari sumbernya yang tidak semua dihasilkan dari substrat yang sesuai, sehingga akan memengaruhi kebersihan dan kehalalannya. Ada beberapa enzim yang diperoleh dari hewan, belum tentu semua hewan halal menurut Islam. Selain itu dapat diproduksi juga dari produksi bir.

Contoh dari enzim polisakarida adalah enzim amilase yang dapat dibagi menjadi 3 macam, yaitu Enzim α-Amilase yang memecah polisakarida secara acak dalam jumlah molekulnya. Enzim α-Amilase didapat dari tumbuhan yang terdapat pati seperti sagu, sorgum, dan singkong. Enzim β-Amilase yang dapat memecah polisakarida menjadi dua molekul gula sederhana. Glukoamilase menghidrolisis ikatan glukosida alfa-1,4, tetapi hasilnya beta-glukosa yang mempunyai konfigurasi berlawanan dengan hasil hidrolisis oleh enzim a-amilase.

Aplikasi dari enzim pada saat ini sudah digunakan secara luas seperti pada pengolahan limbah pulp dan kertas yang menjadi lebih efektif. Enzim juga digunakan pada deterjen bagian warna biru yang berfungsi untuk mengangkat lemak pada pakaian. Aplikasi selanjutnya adalah ada suatu bakteri yang dapat membersihkan tumpahan minyak yang ada di laut dengan menggunakan enzim dari bakteri tersebut. Enzim pemecah polisakarida digunakan untuk memecah polisakarida menjadi molekul lebih sederhana yang dapat digunakan untuk keperluan industri seperti maltosa yang dapat digunakan untuk pembuatan sirup.

 

Himalogista 2019
Interaktif Progresif

Written by admin

Leave a Reply