ENTERPRENEUR TALK

Tips untuk Berwirausaha

Seringkali kita terpaku dan berpikir akan bekerja dimana, bekerja dibidang apa, dan lainnya yang tanpa kita sadari banyak sekali peluang untuk dijadikan usaha. Peluang – peluang tersebut ada disekitar kita, namun bagaimana cara kita untuk bisa terjun dalam dunia usaha dan memanfaatkan peluang yang ada?
1. Siapkan ide kreatif
Terkadang dibutuhkan ide yang kreatif dan out of the box dalam berwirausaha, ide-ide tersebutlah yang dapat mendorong konsumen agar tertarik dengan produk anda. Bahkan ide tersebut bisa datang tanpa terduga, bisa dari fenomena yang terjadi saat ini, apa yang sedang digandrungi masyarakat, dan lainnya serta pintarlah dalam membaca peluang yang ada. Contohnya adalah fenomena gempa bumi di Lombok yang terjadi beberapa saat lalu, seperti yang kita ketahui banyak dari masyarakat yang sibuk menyelamatkan diri hingga tidak sempat membawa benda-benda untuk keselamatannya dan benda untuk bertahan atau survive diluar ruangan seperti obat-obatan, selimut, dll. Dari fenomena tersebut kita didorong untuk memecahkan masalah tersebut sehingga bisa dijadikan ide usaha yakni “Ransel Keselamatan”, mungkin akan terdengar aneh namun di Negara Jepang yang dikenal dengan Negara yang sering terjadi bencana alam hal ini sudah banyak dijual belikan. Ransel ini berisi dengan selimut, obat-obatan seperti obat merah dan hansaplas, peluit yang digunakan untuk meminta pertolongan saat kita berada di tempat yang sulit dijangkau orang lain atau saat tertimpa reruntuhan bangunan, pelampung yang digunakan bila terjadi tsunami atau banjir, senter yang digunakan sebagai sumber penerangan saat kita sedang berada ditempat yang gelap, air minum kemasan dan makanan kaleng yang sifatnya tahan lama untuk persediaan makanan, beberapa pakaian dan masih banyak lagi. Sehingga saat terjadi bencana yang datang secara tiba-tiba dan kita tidak punya waktu untuk mengambil barang-barang maka bisa langsung membawa tas itu. Terdengar aneh memang, namun itu salah satu peluang yang dapat dijadikan usaha untuk menjual tas itu. Terkadang dibutuhkan ide yang out of the box dan tidak dipikirkan orang lain namun sangat bermanfaat bagi orang banyak 😉

2. Inovasi
Bila kita masih bingung ingin menciptakan apa, sudah berpikir ini itu, dan masih saja tidak menemukan ide maka berinovasi lah. Inovasi tersebut bisa di terapkan pada produk yang sudah ada, seperti contohnya usaha cake ulang tahun. Mungkin cake ulang tahun sudah biasa dan dapat dibeli di toko kue terdekat, dengan bentuk yang banyak diperjualbelikan seperti bulat, kotak, dll. Umumnya masyarakat akan lebih tertarik dengan sesuatu hal yang tidak pernah ia lihat atau terpikirkan sebelumnya, dengan inovasi maka kita dapat membuat tampilan cake yang terlihat biasa menjadi luar biasa. Contohnya adalah usaha cake ulang tahun dengan bentuk semangkuk bakmie lengkap dengan bakso dan pangsitnya, tentu bukan bakmie sungguhan namun cake yang didesain sedemikian rupa sehingga bentuknya eye catching dan sekaligus kreatif karena tidak terpikirkan sebelumnya dan yang pasti bentuk tersebut sangat akrab di masyarakat.

3. Target, Pemasaran, dan Packaging
Setelah ide sudah didapatkan, selanjutnya adalah target pasar untuk produk kita. Kita harus tau produk itu ditargetkan untuk kalangan anak muda, orang tua, atau usia lanjut dan juga kita harus pintar membaca selera pasar yakni apa saja yang sedang high demand, apa saja yang diinginkan masyarakat, dan apa saja yang dibutuhkan masyarakat . Selain itu kita harus menyusun strategi untuk pemasarannya seperti membuat akun sosmed untuk produk kita, sering ikut bazaar dan event, dll. Strategi pemasaran yang baik dapat menunjang penjualan produk kita sehingga mendapatkan untung yang banyak. Sisi packaging pun juga harus diperhatikan karena seperti yang kita tahu masyarakat akan lebih suka pada packaging atau kemasan yang menarik.

4. Sifat yang harus di miliki
Memiliki ide yang kreatif dan pemasaran yang baik juga tidak cukup bila tidak diiringi dengan sifat yang tekun, ulet, tidak mudah menyerah, dan berani. Karena pada dasarnya saat kita berwirausaha maka tidak akan tau apa yang terjadi berikutnya entah itu jatuh bangun dalam memasarkan produk, kerugian, keluhan konsumen, dan rintangan lainnya. Sehingga dibutuhkan sifat pantang menyerah dan juga keberanan untuk menghadapi resiko yang terjadi dan juga sifat yang ulet serta tekun dalam menjalankan usaha kita.

“Saya tidak mau pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki terkubur bersama tubuh saya kelak” — Bob Sadino

Jadi jangan pernah takut untuk terjun dalam berwirausaha ya! 

Written by admin

Leave a Reply