BUAH HASIL REKAYASA GENETIKA, APAKAH BERBAHAYA?

            Rekayasa genetika atau genetically modified merupakan inti dari bioteknologi, yaitu aplikasi teknologi menggunakan mikroorganisme untuk membuat produk maupun jasa baru. Teknik rekayasa genetika ini adalah dengan menyisipkan DNA baru ke dalam reseptor atau penerima. Rekayasa genetika dapat dilakukan pada hewan, tumbuhan, bahkan manusia.

            Bertepatan dengan Hari Buah Nasional yang jatuh pada tanggal 1 Juli kemarin, kita akan membahas tentang rekayasa genetika pada buah. Pada dasarnya, rekayasa genetika pada buah ini banyak memiliki manfaat dan juga tujuan, yaitu untuk meningkatkan nilai nutrisi, meningkatkan produksi, menciptakan buah tahan hama, bahkan bisa untuk dijadikan obat.

            Sekarang ini, ada bermacam-macam buah hasil rekayasa genetika yang beredar di pasaran dan banyak dikonsumsi oleh konsumen, seperti:

 Cucamelon

cucamelon

Cucamelon berasal dari Mexico. Cucamelon merupakan buah hasil rekayasa genetika yang melibatkan tiga jenis buah, yaitu semangka, mentimun dan jeruk nipis. Cucamelon memiliki bentuk seperti semangkan mini namun ukurannya hanya sebesar anggur dan rasanya seperti mentimun dan jeruk nipis. Kelebihan dari cucamelon adalah tahan terhadap hama dan tahan terhadap kekeringan. Cucamelon dapat dikonsumsi secara langsung, dicampur dengan salad, ataupun dijadikan bahan untuk koktail.

 Pluots

Pluots

Pluots merupakan buah hasil rekayasa genetika antara plum dan apricot. Pluots memiliki tekstur kulit yang lembut dan juga rasanya sangat manis. Pluots merupakan buah sehat dan tidak memiliki efek negatif bagi siapa saja yang mengkonsumsinya. Kelebihan dari pluots adalah memiliki kandungan vitamin c tinggi, tidak memiliki natrium (zat yang bisa meningkatkan kadar kolesterol), serta mengandung lycopene yang antioksidan, anthocyanins, potassium, dan lutein.

 Grapple

Grapple

Grapple merupakan buah hasil rekayasa antara apel dan anggur. Grapple memiliki bentuk seperti apel namun teksturnya seperti anggur dan rasanya campuran dari rasa apel dan anggur. Kelebihan dari grapple adalah peningkatan kandungan nutrisi dan memiliki vitamin c yang sangat tinggi.

 Tomat ungu

Tomat Ungu

Kelebihannya dari tomat ungu adalah memiliki rasa yang lebih enak, lebih tahan lama dari tomat biasanya, tidak cepat membusuk, memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik, dan kandungan antosianin.

Lematos

lematos

Lematos merupakan buah hasil rekayasa genetika yang melibatkan tomat dengan aroma lemon dan mawar. Lematos ini mengubah gen basil jeruk, ocimum basilicum, menjadi enzim pembuat aroma baru, yaitu geraniol synthase. Lematos memiliki warna merah muda yang dipengaruhi setengah lycopen. Kelebihan dari lematos adalah memiliki daya tahan lebih lama karena memiliki kadar terpenoid lebih tinggi yang berguna sebagai antimikroial, pestisidal dan antifungal. Meskipun demikian, para peneliti meminta tetap harus berhati-hati saat mengkonsummsi lematos karena masih terdapat kandungan berbahaya di dalamnya.

 Peacotum

Peacotum

Peacotum merupakan buah hasil rekayasa yang melibatkan tiga jenis buah, yaitu peach, apricot, dan plum. Peacotum memiliki bentuk luar seperti tomat, bentuk dalam seperti plum, dan teksturnya seperti apricot.  Kelebihan dari peacotum adalah memiliki kadar antioksidan tinggi dan memiliki kadar terpenoid lebih tinggi yang berguna sebagai antimikroial, pestisidal dan antifungal, sehingga buah ini memiliki daya tahan lebih lama.

#AF

Written by admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *