Bahaya Makanan Cepat Saji (Fast Food)

sfsf

Pasti Anda sudah tak asing lagi mendengar nama makanan seperti hamburger atau hot dog? Yaah itulah namanya makanan cepat saji atau lebih kerennya disebut fast food.Makanan cepat saji adalah makanan yang tidak membutuhkan waktu lama atau dapat menghemat waktu dan tanpa susah payah memasaknya jika dibandingkan dengan makanan yang sehat. Namun, dibalik kepraktisan tersebut ada dampak negatif yang mengintai apabila sering dikonsumsi dan berlebihan. Kerugian dari makanan cepat saji diantaranya yaitu tinggi akan kedelai, gula, lemak, minyak, daging, garam, keju dan mayones dimana kandungan tersebut sangat berdampak terhadap kesehatan tubuh apabila dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, proses pengolahan yang biasanya tidak sehat seperti digoreng dan dipanggang akan menurunkan nilai gizi pada makanan. Hal ini menimbulkan tingginya kalori yang terdapat dalam makanan cepat saji dalam satu porsi makanan. Selain itu kandungan sayuran dan buah-buahan biasanya berjumlah sedikit dalam makanan cepat saji, sehingga asupan serat pun rendah. Kelebihan kalori yang tidak sesuai dengan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas dan ketidakseimbangan serat akan menimbulkan terakumulasinya nutrisi tersebut di dalam tubuh dan lama-kelamaan akan menimbulkan obesitas. Obesitas atau terjadinya timbunan lemak dalam tubuh juga dapat mengakibatkan timbulnya penyakit seperti penyakit jantung, stroke, hipertensi dan penyakit terkait lainnya. Sehingga alangkah baiknya kita harus lebih selektif dalam memilih makanan.

Memakan makanan cepat saji meskipun hanya sesekali tidak menjadi masalah, namun jika terlalu sering maka akan mengakibatkan resiko penyakit yang membahayakan kesehatan dan merugikan diri sendiri. Makanan cepat saji (fast food)merupakan penemuan dari zaman modern karena tuntutan zaman yang serba praktis dan cepat. Namun hal itu memiliki pro dan kontra di masyarakat. Selain itu juga diperkuat oleh sebuah fakta yang menunjukkan bahwa di dalam makanan cepat saji terdapat kadar garam dan lemak yang tinggi yang dapat meningkatkan kekhawatiran mengenai dampak buruk terhadap kesehatan. Nah, dengan membuat beberapa pilihan cerdasseperti mengimbangi dengan asupan makanan sehat dan beralih ke gaya hidup aktif dengan rutin berolahraga, kita dapat meminimalkan dampak negatif dari makanan cepat saji. Oleh karena itu, lebih berhati-hatilah dalam memilih makanan dan pastikan makanan yang Anda makan sehat dan bergizi.

Author: KWU’15

Written by admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *